Saturday, June 26, 2010

Seuntai Hikmah

Assalamu'alaykum Wr.Wb.

kimi o aishi teru..... (Petikan lirik terakhir dari lagu kiseki yang dinyanyikan oleh greeeen).(at least 05:12 pm) Waktu maghrib sudah hampir tiba, aku langkahkan kakiku keluar dari lab (lab?). Aku menuju kamar mandi dan mengambil air wudlu (Alhamdulillah segarnya..). Kembali masuk ke lab, mengambil kunci dan siap mengunci lab. Eit.. masih ada temen yang belum keluar, oke..tunggu bentar. Nah, lab sudah terkunci dan langsung menuju masjid kampus untuk besiap-siap menjalankan kewajiban kita dan kebutuhan kita untuk shalat berjama'ah. Sampai di masjid, tepat waktu adzan berkumandang. Selesai adzan, segera dimulai shalat berjama'ah. Reka'at demi reka'at terlalui. Ditutup dengan dua kali salam, lanjutkan dengan dzikir dan berdoa, kemudian shalat sunnah. Selesai sudah kewajiban untuk sementara ini.

Rutinitas selanjutnya, mengikuti kultum di sekretariat UKM-Kerohanian Jama'ah A.R.Fachruddin. Dan kali ini aku mendapatkan kesempatan tuk jadi moderator oleh tuan rumah. Dan...... yang kali ini mendapat kesempatan memberikan ilmu adalah mantan Ketua Umum LSO-Kerohanian EAMY. Wah..... jarang-jarang nih. Well, setelah menunggu beberapa menit karena beliau sedikit bingung mengenai apa yang mau disampaikan, akhirnya disampaikan sebuah kalimat

Jangan menuntut TUHAN lantaran permintaanmu terlambat di kabulkan. Namun, tuntutlah dirimu lantaran terlambat menunaikan kewajiban.(Diambil dari Al Hikam)

Subhanallah.... sungguh kalimat yang memiliki makna yang dalam. Akan aku sampaikan rangkuman dari kultum beliau : Ketika kita sedang dilanda kesulitan, kesusahan, kegundahan. Ketika kita benar-benar terpojok dan tidak tau lagi apa yang harus dilakukan. Disitulah kita akan mengingat Allah SWT. Kita akan memanjatkan do'a, meneteskan air mata, mengucapkan rintihan-rintihan permohonan kepada Allah SWT. Di momen itu kita akan merasa sangat dekat kepada Allah SWT. Seakan-akan semua teman-teman kita, sahabat dan saudara-saudara kita menjauh. Disinilah akan terlihat, bahwa sesungguhnya tidak ada yang mampu kita mintai pertolongan selain Allah SWT. Namun, jika permohonan, do'a kita tidak dikabulkan. Itu berarti Allah ingin lebih lama mendengarkan do'a kita, rintihan permohonan kita, dan tetesan air mata kita. Ketika dirundung masalah, yakinlah dengan keyakinan tertinggi bahwa "Innallaha ma ana",Allah bersama kita. Jangan bersedih dan tersenyumlah, karena Allah ingin melihat reaksi kita. So.... itulah ringkasan kultum yang disampaikan beliau. Semoga bermanfaat..!

Setelah mendengarkan kultum tersebut, aku jadi teringat beberapa momen dimana aku dirundung masalah. Di organisasi maupun di tugas kuliah. Disitu aku benar-benar merasa sendirian dan orang-orang di sekitarku tidak ada yang memperhatikan. Disitulah aku mengandalkan Allah SWT. Namun dari sekian banyak orang-orang disekitarku, ternyata masih ada satu orang yang memperhatikanku. Dia tau kalau aku ada masalah, entah bagaimana dia bisa tau. Dia memberikanku kesempatan untuk mencurahkan masalahku dan memberiku semangat tuk menghadapi masalah. After all, sekali lagi aku ucapkan terima kasih kepada Allah SWT dan seseorang yang selalu mendukungku. Ganbatte...!!!

No comments:

Post a Comment