Assalamu'alaykum Wr.Wb.
Entah aku harus memulai dari mana (dari start aja). Mungkin dari asal-usul kenapa aku menulis postingan ini (boleh..boleh..boleh..!). Yahhh, malam ini aku harus lembur buat nyelesain desain poster ma brosur IT BATTLE. Harusnya desain ini bukan tugasku, tapi karena nggak ada yang ngerjakan and daripada nggak jadi serta memperlambat publikasi so aku kerjakan aja. Toh ini tanggung jawabku juga. Tapi entah kenapa, nggak ada inspirasi sama sekali buat desain ini, bingung mengenai informasi apa yang dicantumkan, mau bikin kayak mana desainnya. Aduh.... kok jadi begini ya..?. Usul punya usul (usul tu punya siapa sich?) ternyata aku harus menuangkan apa yang ada dipikiranku dulu supaya ada inspirasi masuk (mang kepala isinya bisa dituang?).
Well, mau nulis apa ya...? (lha..? kok?) He..he.. just kidding. Hmm.... kembali lagi aku pengen sampaikan soal keyakinan dan kepercayaan (demen banget bahas itu..!) Ho..ho...ho.. karena emang itu yang beberapa hari ini mengusik pikiranku. Mau bagaimana lagi, daripada terpendam dan tak tersampaikan serta tak terungkapkan alias mendekam di pikiran sendiri (wuih..kata-katanya) ya mending ditaruh di sini aja. Sebelumnya, sebelum aku makan malam di malam ini (weleh-weleh) aku baca beberapa artikel menarik yang untuk sementara tidak bisa dijabarkan lebih lanjut. Setelah membaca artikel, aku sempet berpikir apa yang sekarang terjadi padaku adalah suatu kesalahan yang aku buat. Konsekuensi yang harus aku dapat, dan mungkin akan berakibat yang tidak baik di masa depan. Namun, aku punya keyakinan, kalau aku bisa merubahnya menjadi baik. Meskipun hal itu tidak bisa ditentukan, namun tak ada salahnya mencoba. Toh, kalaupun aku bisa, itu akan luar biasa. Yaa..., aku sudah tau mengenai beberapa hal, beberapa track record, dan banyak hal lainnya. Namun dari yang sudah kualami akhir-akhir ini, semuanya seakan terbantahkan. Dalam artian, bahwa ada sebuah perubahan. Sempat aku tidak percaya dengan yang lalu, aku merasa itu tidak mungkin (jika melihat kondisi sekarang). Namun cukup masuk akal jika dilihat dari kondisi yang sudah lalu. Kesimpulannya (cie..cie..pake kesimpulan segala) adalah, walaupun pernah dulunya sesuatu terjadi, namun jika sekarang sudah berubah maka kenapa tidak? Itu mungkin saja merupakan kesempatan. Aku tau konsekuensi dan akibatnya. Namun aku akan terima itu semua. Untuk sementara, it can't be helped. Sungguh, akan aku terima kekurangan dan apalagi kelebihan. Yang terberat adalah tetap menerima yang telah terjadi. Yang ada dipikiranku adalah, untuk sementara hanya aku yang bisa. Sekali lagi, untuk sementara. Karena aku tidak tahu rencana Allah di masa depan. Jika memang ada yang bisa selain aku, maka akan aku relakan.
Memang semuanya hanya sebatas pikiran, keyakinan dan kepercayaan aku saja. Semuanya tidak bisa dipastikan. Cukup rumit memang, walaupun aku tau bagaimana mengakhiri keruwetan ini, tapi nampaknya waktunya belum tepat. Dan hanya waktu yang akan menentukan semuanya. Kesabaran akan diuji disini, akankah tetap seperti ini atau seperti apa? Yang jelas, aku akan coba untuk tetap mempertahankan keyakinan dan kepercayaanku saat ini. Hanya itu yang bisa aku lakukan untuk saat ini. Mungkin temen-temen semua bingung mengenai tulisan diatas dan berkata :"Bahas apaan ni orang?", "Ni nulis apaan sich??". Atau hanya bertanya-tanya dan menebak-nebak sendiri di dalam hati sambil memahami setiap kata dalam setiap kalimat. Ha..ha...ha... biarlah.
After all, maaf udah bikin yang baca pada bingung. Aku juga nggak yakin ada yang baca. He...he..he... Sekian dan terima kasih. Ganbatte....!!!!
No comments:
Post a Comment